Friday, February 20, 2009

Move Forward

Karena jam 4 paket2 udah pada kelar packing, jadi aku punya spare time buat itung2an profit kotor biz hari ini. Surprise menemukan angka 1.5 kali gaji 1 bulanku dulu. Kebayang kalo aku masih tarik ulur dan ga punya nyali dulu untuk resign dari kantor, kalo ternyata kini 1 hari bisa menggantikan waktu dan tenagaku 1 bulan.

Itulah fantastisnya online, sehingga aku lebih nyaman untuk menjalankan bisnis virtual dibanding buka toko offline. Ga perlu mikirin uang sewa, control lebih mudah karena bisnis dijalankan satu atap dengan rumah, ada ato ga ada aku biz tetep jalan dan tetep menghasilkan income ( tapi ini masih dalam tahap pamantapan sistem dan SDM ) , simple dan lebih jauhnya earning money pula ...

Yang paling penting dalam sebuah biz menurut pengalaman aku itu bukan modal ( walo setiap usaha pasti butuh modal ) , tapi justru kunci terpenting adalah kemauan / tekad yang kuat untuk maju ( MAU ) dan kreatifitas ( bisnis tidak menutup kemungkinan kita untuk melakukan duplikasi : ingat teori ATM ( amati , tiru, mofifikasi ) - pada saat melakukan modifikasi inilah kretifitas dibutuhkan.

Hal lain yang lebih memuaskan adalah bisa memberi lapangan kerja untuk orang lain. Sekarang aku masih dibantu 3 assistant + masih mikirin mo nambah 1 asst lagi. Seneng juga, selain gaji mulai tahun lalu udah bisa aku kasih uang THR dan bonus akhir tahun full 1x gaji. Dan tambahan2 lain kalo pas ada order container yang membutuhkan tenaga lepas untuk bantu2 packing.

Banyak mimpi yang udah bisa aku wujudkan, mimpi besar sekalipun. 1 mimpi lain aku adalah bisa beli rumah dari hasil biz OL ini, mudah2an tahun ini bisa kewujud. Salah satu resolusi 2009 aku dan suami akan menjajal biz property setelah smua setting untuk perluasan market biz export kita bikin final.

Keep the faith & move forward !!

Friday, January 23, 2009

3 Tahun Sudah

Ah, time goes fastly .. ga berasa bulan depan terhitung 3 tahun sudah Pernik Unik-ku. Cikal bakal smua base bisnis onlineku. Banyak yang sudah teraih dalam hitungan 3 ini, income pasti, tapi pencapaian yang paling memuaskan adalah saat aku dengan keyakinan dan mantap memutuskan resign dari kantor untuk fokus mengembangkan dan membesarkan biz dari rumah saja. 'm fully TDA

Memulai semua sendiri, mulai dari hunting barang, packing, admin, dll dsb sambil juga bekerja jadi anak kantoran di Februari 2006 lalu. Dasarnya mang seneng, jadi ya fun dan fine aja ngejalaninnya. Bertahan di 2 kuadran E dan S hampir kurang lebih 2 tahun, hingga pencapaian income biz 4 hari saat itu nyatanya mampu mengganti nilai gaji sebulan di kantor. Saya mantap, saya harus fokus untuk memaintain biz online ini sebagai main source income saya. Ya .. dan kini setahun itu telah berlalu ...

Dengan 3 karyawan kini, roda biz sudah mulai berjalan seperti setting awal yang saya inginkan. Berharap dalam waktu dekat, sudah bisa jadi generalis, dimana 2 aktif site Bali Home SPA dan Bali Gift , dengan minimnya saya in charge didalamnya tetap berjalan menjadi sumber pundi-pundi penghasilan. Saya sedang mematangkan sistem, saat semuanya siap ... saya bisa tinggalkan untuk dihandle oleh team secara mandiri. Saatnya harus keluar dan fokus mengembangkan base biz lain ( export) berkolaborasi dengan suami. We're duo TDA ..

3 tahun, cukup memberi kepuasan ...
teriring juga ucapan terima kasih untuk :
- komunitas Tangan Diatas yang sudah benar-benar sangat memprovokasi,
- secara pribadi juga untuk Pak Roni Yuzirman - Founder TDA dimana blog blio menjadi awal penemuan jati diri baru saya dan suami untuk fokus mengejar mimpi lewat TDA. Blognya sangat-sangat menginspirasi, Pak
- inspiring TDA-ers Mb Yulia dan mb Doris , update ceritanya selalu menjadi lecutan saya untuk maju, terus maju dan lebih maju lagi
- dearest Sten, my hubby, my partner in biz, luv u
- Soulmateku-teamworkku Wayan, Kadek dan Nyoman ... you're 3 great .... sudah sangat paham, gimana hecticnya kalo ga da kalian.
- Sahabat yang selalu mendukung Mb Elyani, Mb Wien ...
- Teman, kerabat, customer, smuanya ... makasih banyak ...

huhuhuh ... udah kaya dapet Oscar, tapi that's what I feet - benar2 dari lubuk hati yang paling dalam.

Eka
3 tahun dalam karya ga akan membuatku berpuas diri. Akan terus berkreasi ... Ciao

__________________________________




3th Pernik Unik Bday SALE
visit : www.hot-sale.blogspot.com

Wednesday, January 21, 2009

2009 - 1st Project

Buyer kita baru finalize semua pembayaran untuk Container Terakhir ( Container ke-9 ) di 2008. Enaknya berbisnis dalam USD adalah 'double profit' .. satu dari profit jual dan satu lagi profit dari selisih nilai tukar USD ke rupiah .. yay ..

Senangnya juga berbisnis dengan business buyer, selama kita bisa menjaga kualitas atas product, good & mutual relationship, dan selalu meng-update range product sesuai dengan trend - kita punya kepastian bahwa mereka akan tetap melakukan constancy order secara berkala. Dan itu juga good news dan 1st project 2009 yang kita terima hari ini ... buyer sudah menurunkan purchase order ga kurang dari 3 Container 40 HC untuk komoditi Furniture & Homewares.

Ibaratnya sebuah pertarungan, saya dan suami sudah mempersiapkan amunisi untuk menggaet lebih banyak lagi buyer untuk bisa kita ajak bekerja sama kedepannya. Mengaplikasikan ilmu dari TDW, kita pasang papan goals di SOHO ( Small Office Home Office ) Sten suami saya .. Kita tulis smua dreams atau goals yang ingin kita capai sepanjang tahun ini, dengan list actions yang akan dan harus kita lakukan, juga dengan status atas result. Website sedang under construction, e-catalog sudah final tepat pertengahan bulan ini sesuai due date yang kita jadwalkan, company profile sedang kita matangkan untuk segera ditranslate ke English version oleh seorang sahabat yang berbaik hati mengulurkan bantuan untuk itu. We work on track !!

Approaching prospective buyer sebenarnya kita targetkan bisa dimulai minggu ini, tapi ada 1-2 hal yang masih harus dirapikan ... jadi status tunda dulu sampai minggu depan. Optimis, dengan usaha yang ga putus kita lakukan dan juga doa, Goal kita : menjaring paling tidak 2 biz buyer baru dengan constancy mengexport 1-2 Container per bulan bisa terwujud.

Ini foto SOHO Sten suami saya ... dari ruang kecil ini kita mulai babak baru sebagai duo TDA. Menggaplikasikan ilmu dan pengalaman yang kita punya, melakukan effort yang kuat untuk mencapai tujuan yang kita cita-citakan. Dan kelak ruang kecil ini akan menjadi saksi atas mimpi-mimpi yang sedang kita upayakan untuk menjadi nyata.

Sten Corner
Kompie personal assistant kitaSalah satu sudut SOHO
Papan Goals kita

Eka
21/1/2009

Friday, November 28, 2008

LoA

Sedang flashback, membaca kembali tulisan-tulisan awal ngeblog 2 tahun lalu. Dalam sebuah tulisan di blog tanggal 06 Desember 2006, saya menulis : Eka - online exporter will be. LoA-kah ? Law of Attraction yang terjadi karena konsesitensi menjalankan visi dan misi dalam hidup juga mengejar mimpi. Karena faktanya setahun kemudian di akhir tahun 2007, apa yang saya tulis menjadi nyata.

Saya sering bilang dan ga menyangkal juga kalo saya memang seorang pemimpi ... saya adalah jiwa muda kreatif yang membenamkan mimpi setinggi langit. Yes, I'm a dreamer. Namun amaze-ya mimpi-mimpi itu justru tidak sedikit yang terwujud.

Sten, suami saya dalam masa transisi untuk resign dari office. Doakan kami yah ... banyak rencana-rencana funtastiss yang sudah kita rekam untuk kita wujudkan bersama. At lease , mampu menggaet 2 business buyer baru. Mengexport 1-2 Container sebulan overseas, rasanya ga terlalu muluk. Itu kita akan mulai kejar di awal 2009.

Salam fantastiss

Lebih Gamblang lagi ... tentang Export

Kebetulan sebelum YM Conference tadi sore ... Stenly, suami sudah bikin orat-oret buat bahan discussing kami ... buat mengupadet diri ceritanya atas materi. Kok ya sayang kalo ga di share ... lebih gamblangnya berikut ulasannya yah ...

Kekuatiran adalah hal terbersar yang sering mendominasi pikiranku, sepajang hidup selalu ada pertanyaan yang tidak pernah habis. Ketika berada disekolah dasar pikiran yang paling mendominasi adalah bagaimana untuk bisa kelihatan seperti seorang remaja dan bagai mana harus menyelesaikan sekalah dasar agar bisa masuk sekolah menegah pertama dengan seragam putih biru kekawatiran pertama ahirnya tidak terbukti sehingga menapak ke jenjang SMP. Ketika semasih SMP hal yang paling mendominasi adalah bagaimana supaya bisa diterima di lingkungan sekolah, persaingan mulai terasa, ketika melihat orang lain begitu wah… dengan status anak orang kaya, rumah gede dibandingkan dengan kita serasa jauh. Lebih mengkuatirkan adalah bagaimana supaya tamat dengan nilai yang bagus supaya masuk di SMA negeri yang unggul, karena banyak murid yang bersaing untuk mendapatkan sekolah yang unggul. Untuk kesekian kali dominasi kekuatiran itu tidak terbukti dan kemudian masuk kesekolah yang unggul. SMA adalah dunia yang penuh nuansa apa yang dianggan-angan sebagai seorang remaja yang sedang berjuang untuk mencari jati diri dan dalam erah ini semua kita pernah merasakan, ketika kita tamat SMA bukan berarti kita telah melewati kekuatiran tersebut justru pertanyaan berikut apa kita bisa diterima di Universitas terbaik di kota kita. Justru semakin dewasa kita semakin besar rasa tanggung jawab yang harus kita pikul, bagai mana dan bagaimana…! ketika kita tamat kuliah kita harus mencari kerja, malu kalau tamat sarjana tidak dapat kerja …..em, setelah dapat kerja bagaimana untuk mendapatkan pasangan hidup dan setelah mendapatkannya bagaimana dengan keluarga dan anak-anak kita, semakin dewasa kita seakan membuka pintu untuk memasuki gerbang permasalah dan tanggung jawab yang lebih tinggi lagi.

Hidup pada kenyataan selalu diliputi dengan kekuatiran semu yang belum tentu terjadi, untuk melawan hal tersebut tidak hanya cukup dengan berdiam diri tapi harus dengan keyakinan, percaya diri dan yang terpenting adalah “action”. Employee meletakan kita pada situasi yang nyaman, tidak ada resiko selagi kita bisa menyelesaikan “regular job” pada waktunya dan pada akhir bulan kita menerima hasil dalam bentuk “gaji”. Tuntutan akan kebutuhan menyadarkan kita bahwa kita harus bergarak kearah yang “lebih”. Dunia bergerak bebas, keterbukaan pasar dunia merupakan “opportunity”. Intinya yang saya mau katakan setiap tingkatan kita disambut “welcome” karena kita baru masuk dalam masalah yang lebih besar dan untuk itulah kita bertumbuh dan melawati proses kedewasaan. Keberanian untuk bertindak, pengalaman hidup, pengetahuan, fokus dibungkus dengan kejujuran adalah modal hidup.


Bagaimana rahasia memasuki pasar ekspor yang begitu competitif?

Keputusan harus dibuat melawan dominasi kekawatiran. Banyak pertanyaan yang muncul, apakah kita akan berhasil, bagaimana kalo gagal? Apakah kita cukup punya daya juang? Mulai darimana? Dan banyak lagi.

Bagai mana kita tahu kita berhasil kalo kita tidak berani keluar dan mencoba. Persoalan terbesar kita adalah ketika kita hanya bisa sampai di step pertama yaitu perencanaan yang tidak pernah dilaksanakan. Berani menyisihkan rasa negatif dengan keyakinan.

Visi adalah hal terpenting untuk membangun impian dan dari sinilah kita melakukan apa yang harus kita lakukan.

Sudah sekian lama saya ingin memasuki bisnis export, rasanya menarik sekali bisa mengirim barang keseluruh seluruh tempat yang berbeda dengan dunia kita. Segala aktivitas ekport mulai saya amati dari hal terkecil sampai pada hal-hal yang pokok. Kemudian didalam menjalankan bisnis ini sudah barang tentu kita mengandeng orang-orang yang expert dan kita tidak perlu untuk melirik terlalu jauh siapa, orang-orang disekeliling yang bisa direkrut untuk menjalankan bisnis ini. Kita memiliki keterbatasan secara knowledment serta kemampuan finacial untuk memulai, salah satu cara adalah mengajak atau merekrut mereka yang memiliki kemampuan serta pengetahuan dan modal. Kadang hal ini membantu kita untuk “sharing risk”.

Saya sudah mencoba untuk masuk kedalam bisnis off line yaitu bisnis yang membutuhkan ruang serta pasar yang bisa kita jangkau tanpa mengunakan Internet, ada beberapa keterbatasa binis seperti ini yaitu tingginya modal dan besarnya biaya yang harus kita keluarkan, juga keterbatasan pasar yg ada. Bisnis off line juga membuka peluang untuk export tapi prosentasi sangat kecil.

Bisnis on-line merupakan alternatif sekaligus “chalenge” untuk berjualan didunia maya, kata orang disini kompetisinya tinggi, ia tinggi tapi jangan lupa bisnis off-line sangat tinggi kalau dilihat dari populasi area dibandingkan dengan toko dan ruko yang ada.

Bagaimana menarik customer international bisa membeli secarah on-line?

Dalam menjalani bisnis on-line knowledgement merupakan keharusan, kita harus meng up-date diri sebisa mungkin. Khusus bisnis international secara on-line yang pertama yaitu :

- menentukan produk apa yang akan kita tawarkan serta mencari tahu apa yang dibutuhkan oleh pasar international. Menetukan barang untuk ditawarkan bukan hal yang gampang ini melewati proses serta pengetahuan kita. Pengetahuan merupakan proses pengalaman dan pembelajaran. Didalam media internet ada berbagai macam cara kita membangun chanel kita diantaranya website, blog, mailing list dan lain sebagainya, hal ini merupakan jembatan yang kita bangun supaya mereka bisa melihat apa yang kita tawarkan kepada mereka.

- Display merupakan hal yang penting dalam dunia on-line karena gambar, tata letak serta tools yang membuat mereka tertarik sehingga mempengaruhi orang untuk mengambil keputusan untuk berbelanja. Sama seperti kalau kita memanjang barang kita yang ada di toko demikian juga di Internet.

- Untuk memenangkan pasar juga tidak terlepas dari produk inovasi untuk menjaga volume penjualan tentunya produk itu harus berganti karena orang akan bosan dengan produk yang sama, coba untuk mencari barang yang baru. Dan usahakan untuk meng up-date barang-barang yang akan dijual regularly, pada tahun atau periode berikutnya.

- Yang tidak kala menarik adalah packaging apa yang harus kita buat supaya produk itu lebih kelihatan exclusive sehingga orang tertarik untuk membelinya.

Didalam dunia maya tentunya kita tidak berhadapan langsung dengan siapa yang akan membeli barang kita itu sebabnya yang harus kita bangun adalah kepercayaan, kita harus yakinkan prospek bahwa kita dapat dipercaya. Dan itu semua bisa dilatih dari cara kita berkomunikasi melalui email, berbicara dan lain sebagainya.

Disamping kita membangun kepercayaan kita juga harus membentenggi diri supaya kita tidak tertipu dengan cara membangun system yang kita rumuskan sendiri untuk melindungi diri. Kadang kita tergiur dengan tawaran yang besar atau keuntungan yang besar tapi yang perlu kita ingat jangan langsung menelan semua yang masuk. Kita harus meng-sort informasi yang masuk lalu kemudian membangun komunikasi dan dari komunikasi itu kita lalu yakin mereka akan masuk kesistem atau langsung buang ke email sampah. Kita juga harus belajar daerah mana yang rentan terhadap macam penipuan, biasaya yang saya dapat ketika mereka menyebutkan diri dari negara bagian Afrika, atau negara sedang konflik di Timur Tengah dengan tujuan untuk mengaburkan alamat atau kesan daerah tersebut membutuhkan infrastruktur yang besar.

Apa yang harus dipersiapkan untuk transaksi antar negara secara aman?

Pertanyaan ini bisa sangat relative atau standard tergantung pengalaman serta hitung-hitungan “feeling business” kita. Banyak kali kegagalan bisnis kita terletak bukan pada product, menariknya display, inovasi product, packaging tapi kita ragu untuk menentukan system pembayaran kita. System yang relative aman yang digunakan adalah letter of Credit (LC) pembeli menawarkan pembayaran supaya aman karena semua kreteria yang akan disepakati misalnya jumlah pembayaran, kreteria barang, lama pengerjaan, dan lain sebagainya telah dinyatakan di dalam LC dan ini diatur oleh bank yang ditunjuk oleh buyer ke bank kita sehingga ada jaminan bahwa barang kita pasti diambil sesuai dengan kreterianya buyer.

Hal yang berikut yang sering dilakukan dalam transaksi Telegraphic Transfer (TT) cara ini seperti mengirim uang biasa tapi dalam dunia bisnis kita harus mengatur kondisi supaya kita aman bertransaksi, sistem ini tidak rumit tapi juga tidak aman. Tapi biasanya kalau buyer yang sudah lama biasanya lebih suka memakai transaksi ini tapi sekali lagi harus berhati-hati paling kurang anda meminta 50% DP supaya transaksi anda ada yang tercover.

Ada juga berbagai transaksi lain yang saya tidak sebut kita sendiri bisa menggunakan sesuai cara yang tersedia tapi pada prinsipnya harus ada kondisi yang mengatur antara kedua belah pihak.

Faktor-faktor yang diperhatikan dalam mengeksport barang?

Yang paling penting cari tahu negera buyer aturan apa yang tidak boleh dan boleh dinegara tersebut, misalnya satu contoh di Austrlalia barang materinya mengandung pelepah pisang harus lebih dulu di treatment melalu system Eto fumigasi menurut standard negara itu, atau barang yang mengandung bahan kerang laut itu tidak di izinkan masuk kenegara tersebut. Atau mengkin negera lain perluh barang yang telah di uji LAB dulu. Dalam hal ini kita mungkin bisa mengontak Atase atau kedubes negara kita yang berada di negara tersebut atau seaching melalu internet. Biasanya diinternet sudah banyak tersedia info.

Standard qualitas sangat penting juga materi finishing dari barang yang kita export, dunia semakin sensitive menerima barang mengandung materi yang berbahaya apalagi isu beberapa barang China yang mengandung bahan berbahaya.

Cara kita untuk menjaga agar order bisa berjalan secara continue?

Pengalaman terkecil kita ketika kita ke warung atau toko kesan apa yang kita dapat sehingga kita berbelanja di tempat itu. Kepuasan dari pelanggan harus kita utamakan, berbicara kepuasan mencakup semua, seperti yang saya singgung secara umum diatas merupakan hal terpenting secarah “comperensive”. Fokus, semangat kuat, kejujuran, kepinteran, rendah hati tapi percaya diri merupakan kunci sukses untuk menjaga bisnis kita jalan terus.

( By - Stenly )

Tuesday, November 25, 2008

Do Biz with Passion

Puas ..
itu yang sedang saya rasakan kini ... Puas atas pekerjaan yang dapat diselesaikan dengan baik oleh karyawan. Puas juga paket2 yang menumpuk itu sudah terdelivery ontime ke TIKI sore ini. Inti dari kepuasan ini adalah karena saya lakukan semua pekerjaan saya sesuai passion saya.

Hampir semua bisnis atau pekerjaan yang saya lakoni ga jauh dari kata hobby dan passion aka kesukaan terhadap sesuatu. Bali Home SPA salah satu base bisnis online saya benar2 adalah bisnis yang saya jalani dengan passion. I love scent .. semua yang berbau-bau harum ... spa product menjadi jawaban dari itu. Dan saya sedang berbisnis disini.

Kesimpulan setelah sekian tahun menjalani bisnis .. " melakoninya dengan passion adalah suatu keharusan " . Yah bayangin aja kalo kita menjalankan bisnis yang ga kita suka ... ga kita kuasai OK-lah mungkin dengan belajar kita akan jadi lebih tau ... tapi kalo ga suka , sampai kapan bisnis akan menjadi siksa dalam hidup. Kesenangan akan senantiasa memunculkan ide-ide kreatif untuk biz development. Dengan menjaga kontinuitas/konsesitensi diri dalam biz , saya rasa bisnis akan terus berkembang dan membesar.

Fashion, craft, hal yang berbau spa - that's my passion. Dan bersyukur saya berada dalam lingkaran passion-passion itu dalam menjalani bisnis. Bisnis tidak semata-mata menjadi pekerjaan sebagai sumber income, tapi lebih terasa sebagai bagian hari yang menyenangkan.

Eka

Thursday, October 23, 2008

'm back (2)

Aduh, malu hati sebenernya ... dah lama saya ga update diary biz saya ?
Kemana saja ? Jawabnya masih menikmati pekerjaan online saya, berkreasi dengan Bali Home SPA saya, dan menjalani hari sebagai Work at Home Mom juga.

Apa Khabar Biz ?
Jawabnya ... Bali Home SPA semakin dikenal luas setelah 6 bulan menjadi perahu mimpi dan cita-cita saya, semakin prospektif, dan mengambil posisi sebagai sumber utama source income saya mengganti pernik_unik. Biz bersama team, baru saja closing Container export ke8 dan kini sedang masuk sesi produksi Container ke 9. Amazing .... side biz kita sudah menelurkan 9 Container export sepanjang 2008, bagaimana kalo kita sudah fokus menjadikannya sebagai prime biz ya ? Bersama 3 team lain sama2 melepas status TDB kami. Mmmm ... tanggal mainnya sebentar lagi akan kita mulai wujudkan di 2009.

Online selalu memberi kejutan-kejutan yang kadang lom sempat terlintas di alam pikir. Showroom kecil kami baru saja kedatangan tamu dari Maldive, pemilik 2 Resort, Spa, dan Spa Butik disana. Ownernya langsung, bukan staf, bukan manager ... jadi merasa terhormat ( GR mode on ). Suer, bener-bener surprise dunia maya menghadirkan orang-orang dari belahan dunia lain untuk hadir sebagai tamu yang nota bene juga BIG prospek kami. Berbelanja direct barang2 Bali Home SPA yang in stock, membeli beberapa sample product dan menjanjikan relationship dalam biz untuk kedepannya. Itu yang sangat-sangat menggembirakan.

Luapan kegembiraan yang ternyata mampu mengusik saya untuk sharing di blog. Menulis kembali Soon ! Ya, pasti !

Thursday, July 03, 2008

Bali Home SPA Big Winning

Akhirnya setelah 3 bulan berjalan, product SPA saya yang berlabel Bali Home SPA menuai Big Winning. Setelah sepuluh hari melewati komunikasi dan penawaran intens via mail dan telp akhirnya Purchase Order formal saya terima pagi ini.

Order 22.000 foot salt dari sebuah perusahaan hair care terkenal dari Germany, menjadi sebuah goal yang menyenangkan di awal bulan. 22.000 pcs foot salt yang berberat ga kurang dari 1 ton menjadi sebuah pembuktian dan hasil nyata keseriusan, perjuangan dan kerja keras.

Benar adanya peribahasa lawas dimana ada kemauan disitu ada jalan. Bahwa akan selalu ada jalan sukses bagi kita yang mau berusaha untuk kesuksesan itu sendiri. - Take double action !!

Eka